IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM PADA MATERI REAKSI REDUKSI-OKSIDASI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS X
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui aktivitas belajar siswa setelah penerapan model
pembelajaran kuantum pada materi reaksi reduksi-oksidasi. Metode penelitian
yang digunakan adalah One shot case study yaitu penelitian yang dilakukan tanpa
adanya kelompok pembanding dan tanpa pretes. Hasil penelitian menunjukkan
persentase waktu yang diperlukan siswa untuk melakukan aktivitas bertanya siswa
pada pertemuan I, II, dan III sebesar 4.22%, 4.44%, dan 5,56%. Aktivitas
berpendapat pada pertemuan I, II, dan III sebesar 11,56%, 8,22%, 6,67%.
Aktivitas membaca pada pertemuan I, II, dan III sebesar 8,89%, 8,89%, dan
9,56%. Aktivitas mencatat pada pertemuan I, II, dan III sebesar 3,56%, 4%, dan
7,11%. Aktivitas mengerjakan soal pada pertemuan I, II, dan III sebesar 16,66%,
22,45%, 19,78%. Aktivitas memperhatikan penjelasan guru pada pertemuan I, II,
dan III sebesar 42,22%, 42,22%, 43,11%. Aktivitas yang tidak relevan pada
pertemuan I, II, dan III sebesar 12,89%, 9,78%, dan 8,21%. Berdasarkan data
tersebut aktivitas belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kuantum
memperoleh kategori baik.
Penulis: Akhmad Fauzi, Muchlis
Kode Jurnal: jpkimiadd130692