IDENTIFIKASI DAN UJI AKTIVITAS SENYAWA TANIN DARI EKSTRAK DAUN TREMBESI (Samanea saman (Jacq.) Merr) SEBAGAI ANTIBAKTERI Escherichia coli (E. coli)
ABSTRAK: Isolasi dan
identifikasi senyawa tanin dari daun trembesi (Samanea saman (Jacq.) Merr)
serta uji aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli (E.coli) telah
dilakukan dalam penelitian ini berdasarkan pemanfaatan dari daun trembesi
sebagai obat diare. Ekstraksi dilakukan dengan maserasi dan partisi, pemisahan
dengan KLT preparatif, uji aktivitas
antibakteri dengan metode
difusi sumur agar,
dan identifikasi dilakukan
dengan spektrofotometer UV-vis dan FTIR. Maserasi dengan etanol menghasilkan 36,80 g ekstrak
pekat etanol. Proses partisi menghasilkan fraksi n-heksana, kloroform,
aseton, dan air.
Uji fitokimia masing-masing
fraksi menunjukkan bahwa
fraksi air dan
aseton memberikan hasil positif mengandung senyawa tannin terhidrolisis,
namun fraksi aseton menunjukkan hasil dengan konsentrasi lebih
banyak dibandingkan fraksi
air. Hasil uji
aktivitas antibakteri E.coli
terhadap fraksi aseton menunjukkan aktivitas
sedang. Pemisahan dengan
eluen n-butanol: asam
asetat: air (4:1:5)
(BAA) diperoleh enam isolat
namun hanya dua
isolat (isolat 2
dengan Rf 0,61,
dan isolat 3
dengan Rf.0.65) yang
memberikan positif mengandung tannin.
Hasil uji kemurnian
isolat 2 dan
3 menunjukkan relatif
murni secara KLT.
Isolat 2 dan 3 menunjukkan aktivitas
antibakteri E. coli yang lebih
lemah dibandingkan dengan
fraksi aseton. Identifikasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis
menunjukkan isolat 2
dan 3 memberikan
dua puncak yang
sama dengan serapan maksimum
pada panjang gelombang
346.50 nm dan
347,00 nm karena
transisi elektron n π* dan π π*.yang menunjukkan
adanya kromofor C=O
dan C=C. Sementara
spektrum inframerah isolat
2 dan 3 menunjukkan puncak yang sesuai dengan gugus
fungsi karakteristik tannin yaitu –O-H, C-H alifatik, C=O ester, C = C
aromatik, C-O-H, dan C-O-C eter.
Penulis: Putu Puspita Sari,
Wiwik Susanah Rita, dan Ni Made Puspawati
Kode Jurnal: jpkimiadd150326