Hands On Activity Pada Pembelajaran Geometri Sekolah Sebagai Asesmen Kinerja Siswa

Abstrak: Geometri merupakan cabang matematika yang diajarkan mulai dari pendidikan dasar  sampai  pendidikan  tinggi,  namun  berdasarkan  suatu  penelitian  hasil  belajar geometri kurang memuaskan khususnya hasil belajar geometri sekolah. Hasil belajar geometri  sekolah  terkait  langsung  dengan  kegiatan  pembelajarannya.  Pembelajaran geometri akan efektif apabila kegiatan yang dilakukan sesuai dengan struktur kemampuan berpikir siswa. Menurut Teori Van Hiele tentang pembelajaran geometri, bahwa tingkat kemampuan  berpikir  siswa  dalam  belajar  geometri  meliputi  lima  tingkat,  yaitu visualisasi, analisis, deduksi informal, deduksi, dan rigor.Tingkatan berpikir tersebut akan dilalui siswa secara berurutan, kecepatan berpindah dari tingkat ke tingkat berikutnya banyak bergantung pada isi dan metode pembelajarannya.  Perlu disediakan aktivitas-aktivitas dalam pembelajaran yang sesuai dengan tingkat berpikir siswa dalam bentuk hands on activity. Melalui hands on activity akan terbentuk suatu penghayatan dan pengalaman untuk  menetapkan suatu pengertian, karena mampu membelajarkan  secara  bersama-sama  kemampuan  kognitif,  afektif,  dan  psikomotorik serta dapat memberikan penghayatan secara mendalam terhadap apa yang dipelajari, sehingga apa yang diperoleh oleh siswa tidak mudah dilupakan. Hands on activity selain sebagai komponen kegiatan pembelajaran, dapat dimanfaatkan sebagai intrumen asesmen, khususnya asesmen  kinerja siswa. Gunakanlah hands on activity pada pembelajaran geometri sekolah dan manfaatkan kegiatan tersebut sebagai bentuk asesmen kinerja siswa.  
Kata kunci: Hands on activity, geometri sekolah, asesmen kinerja
Penulis: Kartono
Kode Jurnal: jpmatematikadd100057

Artikel Terkait :