FOTOKATALITIK REDUKSI ION Cu(II) DAN FOTODEGRADASI PARASETAMOL YANG DIKATALISIS TiO2 SEBAGAI ALTERNATIF PENGOLAHAN LIMBAH
ABSTRAK: Baru-baru ini
keberadaan limbah logam
berat seperti Cu,
Co, Pb, dan
lain sebagainya menjadi sangat
populer. Kehadiran Cu
dapat berada bersama
limbah farmasiseperti parasetamol.
Proses fotokatalisis dapat
digunakan sebagai alternatif
dalam penyelesaian masalah ini. Penelitian ini mempelajari pengaruh
lama penyinaran dan konsentrasi awal parasetamol terhadap
fotoreduksi ion Cu(II) dengan menggunakan katalis TiO2. Tujuan dilakukan penelitian
ini untuk mengembangkan metode
fotoreduksi yang dikatalisis TiO2
dengan adanya parasetamol guna pengurangan konsentrasi ion Cu(II) danparasetamol
di lingkungan perairan.
Proses fotoreduksi ion
Cu(II) dilakukan dalam
suatureaktor tertutup dilengkapi
dengan lampu UV.
Hasil proses fotokatalisis
dianalisismenggunakan
Spektrofotometer Serapan Atom
(SSA) untuk menentukan
konsentrasi ion Cu(II) dan
Spektrofotometer Visibel untuk
menentukan konsentrasi parasetamol.
Hasilpenelitian menunjukkan bahwa
penggunaan fotokatalis TiO2 dapat
meningkatkan hasil fotoreduksi
ion Cu(II). Fotoreduksi ion Cu(II) terus meningkat selama 15 hingga 45 menitpertama,
namun lama penyinaran yang lebih dari
45 menit telah
menurunkan fotoreduksi yang relatif
kecil. Pada konsentrasi
awal parasetamol dari
50 sampai 250
mg/Lmenghasilkan kenaikan fotodegradasi parasetamol, namun pada konsentrasi
yang lebih dari 250 mg/L memberikan
penurunan yang relatif
besar. Adanya parasetamol dapatmeningkatkan efektivitas
fotoreduksi ion Cu(II)
karena dapat mencegah
penggabungankembali radikal OH• dan
elektron. Kondisi reaksi yang
menghasilkan fotoreduksi paling efektif adalah
25 mL larutan
ion Cu(II) 10 mg/L,
20 mg TiO2 dengan
penyinaran selama 45 menit, dan
penambahan 25 mL parasetamol 250 mg/L. Pada kondisi tersebut ion Cu(II)tereduksi
sebesar 98,87 % dan parasetamol terdegradasi sebesar 14,73 %.
Kata kunci: Cu(II), fotokatalisis,
parasetamol, Spektrofotometri Serapan Atom, spektrofotometri visible
Penulis: Devina Ingrid A,
Eka Susanti Hp, Erliena Okta Guna Santosa
Kode Jurnal: jpkimiadd150278