EKSTRAKSI FLAVONOID DARI DAUN PARE (MOMORDICA CHARANTIA L.) BERBANTU GELOMBANG MIKRO SEBAGAI PENURUN KADAR GLUKOSA SECARA IN VITRO
Abstrak: Salah satu tanaman
obat tradisional yang dipercaya sebagai penurun kadar glukosa adalah pare
(Momordica charantiaL.). Tanaman pare (Momordica charantia L.) merupakan
tanaman yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia, karena buahnya sering
digunakan sebagai sayuran atau lalapan. Kandungan kimia daun pare yaitu
alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin yang dapat digunakan sebagai
antioksidan, antimikroba, antidiabetes, antitumor, dan antilepra.Keuntungan
utama dari ekstraksi dengan bantuan gelombang mikro dibandingkan dengan
ekstraksi konvensional menggunakan sokhlet yaitu efisiensi lebih besar dan
waktu operasinya lebih singkat. Ekstraksi berbantu gelombang mikro akan memberikan
laju perpindahan masa yang lebih tinggi dibandingkan ekstraksi konvensional.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dari ekstrak
flavonoid dari daun pare (Momordica charantia L.) dalam menurunkan kadar
glukosa dan konsentrasi maksimal dari ekstrak flavonoid yang dapat menurunkan
kadar glukosa serta variasi dari variabel ekstraksi gelombang mikro untuk
memperoleh hasil ekstrak yang optimal. Proses ekstraksi flavonoid dari daun
pare(Momordica charantia L.) dilakukan menggunakan alat microwave ekstraktor
dengan frekuensi 2450 Mhz dengan daya maksimal 900 watt. Ekstrak yang diperoleh
kemudian direksikan dengan glukosa dengan metode Nellson-Somogyi. Jenis
flavonoid yang berperan dalam menurunkan kadar glukosa diidentifikasi
menggunakan pereaksi geser dengan spektrofotometer UV-Vis.
Hasil penelitian menunjukkan kondisi yang optimum dalam proses ekstraksi
flavonoid dari daun pare (Momordica charantia L.) dengan berbantu gelombang
mikro adalah menit ke-30 dengan rendemen 20,85%. Konsentrasi ekstrak flavonoid
yang dapat menurunkan kadar glukosa adalah 160 ppm dengan penurunan 50,38%.
Senyawa flavonoid yang berperan dalam menurunkan kadar glukosa dalam daun
pare adalah 5,3’,4’-trihidroksi flavonol.
Penulis: Erlita Verdia
Mutiara, Achmad Wildan
Kode Jurnal: jpkimiadd140518