EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA MATERI MENJUMLAHKAN DAN MENGURANGKAN BERBAGAI BENTUK PECAHAN KELAS V SD SE-GUGUS WR. SUPRATMAN DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA
Abstrak: Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui apakah: (1) model Make a Match dapat menghasilkan
prestasi yang lebih baik daripada model pembelajaran langsung pada materi
menjumlahkan dan mengurangkan berbagai bentuk pecahan atau tidak, (2) siswa
yang memiliki motivasi belajar tinggi lebih baik daripada yang memiliki
motivasi sedang dan rendah pada materi menjumlahkan dan mengurangkan berbagai
bentuk pecahan, (3) prestasi belajar
siswa yang diberi model Make a Match dan pembelajaran konvensional konsisten
atau tidak untuk tiap-tiap motivasi belajar siswa, dan prestasi belajar siswa
yang memiliki motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah konsisten atau tidak
untuk tiap-tiap model pembelajaran. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas
V SD se gugus W.R. Supratman kecamatan Kaligesing. Sampel dalam penelitian
berjumlah 45 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara cluster random
sampling. Teknik Pengumpulan data adalah
metode dokumentasi, metode tes, dan metode angket. Uji hipotesis yang digunakan
ANAVA dua jalan dengan sel tak sama dengan α = 5% menunjukkan (1) Fa = 0.0668
< 4.08 = Ftabel berarti model Make a Match tidak menghasilkan prestasi
belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran konvensional,
(2) Fb = 14.683 > 3.23 = Ftabel berarti prestasi belajar matematika siswa
yang memiliki motivasi belajar tinggi lebih baik daripada sedang dan rendah dan
yang sedang lebih baik daripada yang rendah, (3) Fab = 0.969 < 3.23 = Ftabel
berarti karakteristik perbedaan antara model pembelajaran Make a Match dan
model pembelajaran konvensional untuk setiap motivasi belajar siswa sama (tidak
konsisten).
Penulis: Nofrita Mauliza
Hayati, Abu Syafik, Puji Nugraheni
Kode Jurnal: jpmatematikadd140997