ANALISIS MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI POKOK SINTESIS PROTEIN DITINJAU DARI HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA
Abstrak: Pemahaman konsep
Biologi merupakan salah satu tujuan penting dalam tujuan pembelajaran Biologi,
yaitu konsep tidak hanya sekedar dihafalkan melainkan harus dipahami. Namun,
pada kenyataannya masih banyak siswa yang sulit memahami pelajaran Biologi
sehingga menyebabkan miskonsepsi, salah satunya adalah konsep sintesis protein
karena terdiri dari tahapan-tahapan yang rumit dan abstrak. Transkripsi dan
translasi merupakan dua tahap penting dalam proses sintesis protein. Tujuan
penelitian ini adalah menganalisis profil miskonsepsi siswa di SMA Negeri 1
Tanjungbumi kelas XII pada materi pokok sintesis protein. Jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan
40 subjek kelas XII IPA dengan 14 siswa tingkat kemampuan tinggi, 11 siswa
tingkat kemampuan sedang, 15 siswa tingkat kemampuan rendah. Instrumen yang
digunakan berupa tes kemampuan siswa dengan menggunakan metode CRI (Certainty
of Respon Index) beserta wawancara. Teknik pengumpulan data menggunakan metode
tes dengan teknik CRI (Certainty of Respon Index) dan menggunakan metode metode
wawancara untuk mengetahui profil miskonsepsi siswa. Presentase miskonsepsi
siswa berkemampuan tinggi sebesar 9,83%, presentase siswa berkemampuan sedang
sebesar 16,37% dan presentase siswa berkemampuan rendah sebesar 19,34%. Profil
miskonsepsi paling dominan yang didapat dari penelitian ini yaitu: konsep
perbedaan antara DNA dan RNA, konsep tahap transkripsi dan translasi serta
konsep kode genetik.
Penulis: ITA SUHERMIATI, Sifak
Indana, Yuni Sri Rahayu
Kode Jurnal: jpbiologidd150399