ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA ADIWIYATA DAN SMA NON-ADIWIYATA DI TUBAN
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis antara SMAN 1
Tuban (sekolah adiwiyata) dan SMAN 4 Tuban (non-adiwiyata). Metode dalam
penelitian ini merupakan deskriptif studi perbandingan menggunakan pendekatan
kuantitatif dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil keterampilan
berpikir kritis diperoleh melalui tes pada materi biologi perubahan lingkungan
atau iklim dan daur ulang limbah. Siswa dianggap memiliki keterampilan berpikir
kritis apabila mendapatkan nilai ≥75. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas
X SMAN 1 Tuban kelas X MIA 6 berjumlah 30 siswa dan SMAN 4 Tuban kelas X MIA 1
berjumlah 34 siswa. Hasil analisis penelitian didapatkan ketuntasan
keterampilan berpikir kritis siswa SMAN 1 Tuban yaitu 40% termasuk dalam kategori
kurang dan siswa SMAN 4 Tuban memperoleh 17,5% termasuk dalam kategori sangat
kurang. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat diketahui bahwa keterampilan
berpikir kritis siswa SMAN 1 Tuban lebih baik dari pada siswa SMAN 4 Tuban.
Penulis: TYAS YULIA
RAKHMAWATI, Fida Rachmadiarti, Johanes Djoko Budiono
Kode Jurnal: jpbiologidd150400