ANALISIS KERAGAMAN GENETIK KENTANG HITAM [Plectranthus rotundifolius (Poiret) Sprengel] BERDASARKAN MARKA ISSR DAN RAPD.
ABSTRAK: Kentang hitam
[Plectranthus rotundifolius (Poiret)
Sprengel] adalah salah
satu umbi-umbian minor
yang hanya dikenal
oleh kalangan terbatas penduduk
di Pulau Jawa,
Bali and Madura.
Jenis ini sulit
ditemui tumbuh meliar
di habitat aslinya
sehingga keragaman genetiknya
diduga cukup rendah. Penelitian ini
bertujuan untuk memperkirakan keragaman genetik 63 aksesi kentang hitam yang berasal dari Jawa
dengan menggunakan marka
Inter Simple Sequence
Repeats (ISSR) dan
Random Amplified Polymorphic
DNA (RAPD). Skrining dilakukan pada sepuluh primer ISSR
dan RAPD, dan delapan diantaranya dipilih untuk analisis. Kedelapan primer ini (OPA13, OPB10, OPB13,
OPD8, OPN14, UBC 807, 834 dan 835) menghasilkan 61 pita DNA yang jelas dan
dapat diskor, dengan rata-rata jumlah pita polimorfik per
primer adalah 7,63.
Prosentasi pita polimorfik berkisar antara 8,20% (UBC 807 and 834) hingga 16.39% (OPB 10) dengan
rata-rata polimorfisme sebesar
12,50%. Profil ISSR
dan RAPD ini
selanjutnya digunakan untuk
melakukan analisis pengelompokkan menggunakan
metoda neighbour joining dan
Principal Coordinate Analysis
(PCO). Rentang kesamaan genetik
erkisar antara 51-100% dimana
sebagian besar aksesi
mengelompok dengan nilai
kesamaan lebih dari
80%. Hal ini
mengkonfirmasi hipotesis kami
tentang rendahnya keragaman genetik aksesi kentang hitam.
Kata kunci: Kentang hitam,
keragaman genetik, ISSR, RAPD,
Plectranthus rotundifolius (Poiret) Sprengel
Penulis: Kusumadewi Sri Yulita,
Fajarudin Ahmad, Diyah Martanti, Yuyu S. Poerba, dan Herlina
Kode Jurnal: jpbiologidd140979