HUBUNGAN PANJANG DAN BOBOT IKAN NILA LOKAL, BEST F5 DAN F6 DI PANGKEP, SULAWESI SELATAN PADA UMUR 60 HARI PEMELIHARAAN

ABSTRAK: Nila BEST merupakan ikan hasil pemuliaan yang dikembangkan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya air Tawar (BPPBAT) Bogor yang telah diluncurkan  sejak tahun 2008,  dan merupakan generasi ketiga dari nila GIFT.  Untuk memperoleh performa pertumbu-han  ikan  yang  lebih  baik  lagi,  BPPBAT  melanjutkan  proses  pemuliaannya,  dan  sampai  saat  ini  telah  diperoleh  generasi  keenam  Best tilapia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan ikan nila melalui pengamatan hubungan panjang dan bobot antara ikan nila lokal, BEST  F5 dan F6  yang  dipelihara  pada  perairan payau di daerah Pangkep,  Sulawasi Selatan.  Sample ikan  diambil  secara random, masing-masing populasi diambil sebanyak 30 ekor untuk diukur panjang dan bobotnya. Hasil perhitungan panjang–bobot ikan di daerah Pangkep diperoleh nilai koefisien regresi (b) untuk ikan lokal 2,4361, BEST F5 3,1077 dan koefisien regresi F6 3,0522. Nilai ini menunju-kan bahwa ikan nila lokal  bersifat allometrik  negative  sedangkan  ikan  nila BEST bersifat allometrik  positif,  dengan  faktor kondisi  ikan lokal berkisar 0.471-1.334, F5 0.468-1.479 dan F6 0.498-1.534. Angka ini menunjukan bahwa kondisi ikan biasa saja, tidak kurus ataupun gemuk. Hubungan panjang-bobot  ikan  memiliki  nilai  determinan (R2)  berkisar 0,7829-0,9182, yang menunjukan  bahwa keragaman  ikan dipengaruhi oleh variabel lain cukup kecil dan hubungan antara panjang dan berat ikan sangat erat.
Kata Kunci: Best F5, F6, nila lokal, Pangkep
Penulis: Irin Iriana Kusmini, Rudhy Gustiano dan Fera Permata Putri
Kode Jurnal: jpbiologidd140978

Artikel Terkait :