UJI ANTIMIKROBA EKSTRAK BUAH SALAK (Salacca edulis) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli

Abstrak: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  berbagai  konsentrasi  ekstrak  buah  salak  terhadap pertumbuhan  bakteri E.  coli.  Isolat  bakteri E.  coli yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  diperoleh  dari Laboratorium  Mikrobiologi  Fakultas  Kedokteran  Universitas  Syiah  Kuala.  Buah  salak (Salacca  edulis) varietas salak pondoh super yang berusia tiga bulan setelah perbungaan diperoleh dari perkebunan salak di Sabang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen laboratorium jenis kuantitatif menggunakan  Rancangan  Acak  Lengkap  (RAL)  yang  dibagi  dalam  7  kelompok,  yaitu  5  kelompok perlakuan (ekstrak etanol buah salak terhadap bakteri E. coli) dan 2 kelompok kontrol yaitu menggunakan aquades (kontrol  negatif) dan  streptomisin (kontrol  positif).  Analisis  data  dilakukan  menggunakan ANOVA (analyses of variance) kemudian dilanjutkan dengan uji Jarak Nyata Terdekat Duncan (JNTD) pada taraf kepercayaan 0,05%, dan terdapat perbedaan yang nyata antar perlakuan. Hasil uji antimikroba menunjukkan  ekstrak  buah  salak  mampu  menghambat  pertumbuhan  bakteri E.  coli. Hasil uji  fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak buah salak mengandung berbagai senyawa aktif seperti tanin, flavonoid, dan alkaloid. Zona hambat tertinggi diperoleh pada konsentrasi 100%, yaitu rata-rata diameter 18,783 mm. Tetapi zona hambat yang terbentuk pada kontrol positif lebih lebar, yaitu rata-rata diameter 31,367 mm.
Kata kunci: antimikroba, Salacca edulis, Escherichia coli
Penulis: Cut Intan Evtia Nurina, Samingan, dan Iswadi
Kode Jurnal: jpbiologidd140749

Artikel Terkait :