Proses Membangun Personal brand pada Praktisi Industri Kreatif

Abstrak: Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  proses  membangun  personal  brand  pada  praktisi industri kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang berusaha memahami proses yang dialami oleh praktisi industri kreatif dalam membangun personal brand. Dalam memahami proses dalam membangun personal brand penulis mengunakan teori dari David McNally dan Karl D. Speak (2004) yang mengatakan bahwa personal brand adalah suatu persepsi atau emosi yang dipertahankan oleh orang lain yang melukiskan pengalamannya secara menyeluruh ketika berhubungan  dengan  individu.  David  McNally  dan  Karl  D.  Speak  (2004)  juga  mengatakan bahwa  untuk  membangun  personal  brand  yang  kuat  pada  diri  seseorang  terdapat  3  dimensi yaitu kompetensi brand, standar brand dan gaya brand. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengunakan paradigma fenomenologis dengan  pendekatan penelitian yang digunakan  adalah  studi  kasus  instrinsik.  Teknik  pengambilan  data  mengunakan  wawancara. Kedalaman data bukan dilihat secara kuantitas melainkan pada kecukupan data yang diperolehdalam  wawancara  sebagai  bahan  analisis  data  dan  menjawab  pertanyaan  penelitian.  Teknik analisis  data  mengunakan  teknis  analisis  model  alir  milik  Miles  dan  Huberman.  Miles  dan Huberman  beranggapan  bahwa  analisis  terdiri  dari  tiga  alur  yaitu  reduksi  data,  penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data yang digunakan yaitu kredibilitas dengan  menggunakan  triangulasi  data.  Hasil  penelitian  menunjukkan  selama  membangun personal brand terdapat proses yang harus dilalui oleh praktisi industri kreatif. Proses tersebut antara lain adalah ketika praktisi industri kreatif mulai menentukan personal brand yang akan dibangun kemudian menspesifikan personal brand tersebut supaya berbeda dengan yang lain, mengemas  personal  brand  secara  menarik,  konsisten  dan  fokus  dalam  membangun  personal brand, melakukan evaluasi secara terus menerus, mengikuti perkembangan jaman, mengunakan sosial media dan bersedia berbagi ilmu dengan orang lain. Dalam proses membangun personal brand, praktisi industri kreatif yang berhasil membangun personal brandnya akan memperoleh keuntungan-keuntungan yang dapat bermanfaat bagi dirinya maupun karirnya.
Kata Kunci: Personal brand; Industri kreatif
Penulis: Dita Aprilia Kusuma Wardhani, Fajriyanthi
Kode Jurnal: jppiodd150024

Artikel Terkait :