PROFESIONALISME PEGAWAI DALAM PELAKSANAAN TUGAS POKOK DAN FUNGSI DI SEKRETARIAT DAERAH KOTA PONTIANAK
Abstract: Permasalahan dalam
penelitian ini adalah Adanya pegawai yang tidak melaksanakan tugas-tugasnya
dengan baik, hal tersebut terlihat dari masih banyak ditemukan kesalahan baik
dalam format penulisan, penggunaan kalimat dan pengetikan dalam penyelenggaraan
administrasi kesekretariatan. Aktivitas kerja pegawai yang tidak merata,
menyebabkan terjadinya penumpukan pekerjaan pada beberapa pegawai, serta
penempatan pegawai yang tidak sesuai dengan keahliannya, kurang jelasnya
deskripsi pekerjaan (uraian tugas) serta rendahnya performa yang dimiliki
pegawai, hal tersebut terindikasi pada lambatnya pegawai dalam menyelesaikan tugas
yang menjadi tupoksinya.Penulisan ini bertujuanmendiskripsikan dan menganalisa
profesionalisme pegawai dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi di Sekretariat
Daerah Kota Pontianak.Menurut Spencer and Spencer (1993:43) terdapat 5 (lima)
syarat terbentuknya profesionalisme, yaituPengatahuan, keahlian,Motivasi,
watak, dan sikap.Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dengan
analisis kualitatif. Hasil penelitian dilapangan menunjukkan bahwa secara
umum antara latar belakang pendidikan
dengan tupoksi pegawai sudah sesuai, hanya 8
(delapan) orang pegawai yang melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.
Menurut hasil berdasarkan aspek tingkat pendidikan, komposisi pegawai dengan
tingkat pendidikan SLTA mendominasi struktur organisasi di Sekretariat Daerah Kota Pontianak, antara keahlian (skill)
dengan tupoksi pegawai sudah sesuai, terutama terkait dengan kesanggupan
seorang pegawai dalam melaksanakan tupoksinya ditinjau dari aspek kesesuaian
antara pelatihan dan kursus-kursus yang pernah diikuti oleh seorang pegawai.
Sikap kerja pegawai ditinjau berdasarkan, yaitu keterlibatan kerja dan kepuasan
kerja sudah cukup baik.Hanya saja waktu menyelesaikan tugas tersebut tidak
sesuai SOP, dikarenakan adanya kesalahan pengetikan atau kekurang telitian
dalam pengetikan.Unsur komitmen pegawai dalam melaksanakan pekerjaannya masih
rendah, hal tersebut terlihat adanya pegawai yang bekerja tidak sesuai dengan
SOP yang menjadi tuntutan organisasi.Berkaitan dengan nilai-nilai yang dimiliki
oleh pegawai di Sekretariat Daerah Kota Pontianak, merujuk pada SOP, peraturan
kerja serta ketentuan kerja yang berlaku. Rekomendasi dalam penelitian ini
diharapkan adanya penambahan pegawai
baru yang sesuai dengan keahlian dan formasi yang dibutuhkan oleh Sekretariat
Daerah Kota Pontianak, meningkatkan intensitas keikutsertaan pegawai dalam
diklat/pelatihan dan kursus-kursus guna
meningkatkan keterampilan/skill pegawai
terhadap pekerjaanya dan pimpinan diharapkan melakukan pendisiplinan kerja berupa pemberian
peringatan agar pegawai mentaati semua peraturan organisasi dan mau merubah
perilaku kerjanya.
Penulis: FENNY ENDAH SARY
Kode Jurnal: jpadministrasinegaradd160219