Pengaruh Pemanasan Filtrat Rimpang Kunyit (Curcuma llonga) terhadap Pertumbuhan Koloni Bakteri Coliform Secara In Vitro
ABSTRAK: Rimpang kunyit (Curcuma longa) merupakan salah satu tanaman obat
potensial karena bermanfaat sebagai antioksidan
dan antibakteri. Tujuan
penelitian ini ialah
mendeskripsikan pengaruh pemanasan
rimpang kunyit terhadap
pertumbuhan koloni bakteri
coliform secara in
vitro. Sebagai parameternya
adalah jumlah koloni
bakteri coliform yang tumbuh
pada media EMB
Agar yang digunakan
dalam penelitian. Penelitian
ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan
Acak Lengkap dengan 3 perlakuan. Perlakuan pertama ialah filtrat rimpang kunyit tanpa
pemberian suhu pemanasan.
Perlakuan kedua ialah
filtrat rimpang kunyit
dengan pemberian pemanasan pada
suhu 90oC selama 10 menit. Perlakuan ketiga ialah tanpa pemberian filtrat
rimpang sebagai kontrol. Ketiga perlakuan tersebut diulang 6 kali sehingga diperoleh 18 kombinasi perlakuan. Parameter
yang diukur, yaitu jumlah koloni bakteri coliform yang
tumbuh pada media
EMB Agar yang
telah diberi berbagai
perlakuan. Analisis data
menggunakan analisis deskriptif. Hasil
yang diperoleh menunjukkan bahwa pemberian filtrat rimpang kunyit mampu menghambat
pertumbuhan koloni bakteri
coliform. Hal itu
terlihat dari adanya
penurunan jumlah koloni bakteri coliform
yang tumbuh pada
perlakuan dengan penambahan
filtrat rimpang kunyit
dibandingkan dengan perlakuan dengan
kontrol. Pemberian filtrat
rimpang kunyit tanpa
pemanasan memberikan hasil
yang optimal dalam menghambat
pertumbuhan jumlah total koloni bakteri coliform.
Penulis: Cholib Nanang Fitoni,
Mahanani Tri Asri, M. Thamrin Hidayat
Kode Jurnal: jpbiologidd130559