Pemanfaatan Kompos Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala) dan Daun Angsana (Pterocarpus indicus) Sebagai Media Kultur Pertumbuhan Populasi Chaetoceros calcitrans
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk menentukan pengaruh pemberian kompos berbahan baku daun lamtoro
dan daun angsana dalam media kultur terhadap pertumbuhan populasi C. calcitrans pada berbagai dosis dan untuk menentukan
dosis kompos yang tepat untuk pertumbuhan optimal C. calcitrans. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian
menggunakan satu faktor perlakuan yaitu pemberian kompos yang terdiri atas A
(kontrol) berupa 10 mg urea+ 5 mg TSP; B (63 mg); C (94 mg); dan D (126 mg).
Setiap perlakuan dilakukan empat kali ulangan sehingga jumlah sampel seluruhnya
16. Pengamatan penelitian ini dilakukan selama 8 hari. Parameter yang diukur
adalah pertumbuhan jumlah sel C. calcitrans. Data yang diperoleh dianalisis
secara deskriptif. Berdasarkan hasil
penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa pemberian campuran kompos
berbahan baku daun lamtoro dan daun angsana ke dalam media kultur menunjukkan adanya
percepatan pertumbuhan terhadap pertumbuhan C. calcitrans dan dosis kompos yang
berpengaruh optimal terhadap pertumbuhan populasi C. calcitrans adalah pada
perlakuan D (2 kali dosis dari kompos, yakni 126 mg/ml).
Kata kunci: Kompos daun
lamtoro dan daun angsana; media kultur; pertumbuhan populasi; Chaetoceros calcitran
Penulis: Ani Safitri, Herlina
Fitrihidayati, Wisanti
Kode Jurnal: jpbiologidd130560