Pengaruh Pemberian Filtrat Daun Katuk (Sauropus androgynus) terhadap Gambaran Histopatologi Paru Mencit yang Terpapar Asap Rokok
ABSTRAK: Telah dilakukan
penelitian untuk membuktikan bahwa filtrat daun katuk dapat menurunkan tingkat kerusakan
jaringan paru. Enam puluh ekor mencit jantan sebagai subjek dibedakan dalam 5
kelompok perlakuan, yaitu K0 (kontrol normal), K1 (kontrol terpapar asap
rokok), P1 (terpapar asap rokok yang diberi filtrat daun katuk 2 ml/100
gBB/hari), P2 (terpapar asap rokok yang diberi filtrat daun katuk 2,5
ml/100 gBB/hari), dan P3 (terpapar asap
rokok yang diberi filtrat daun katuk 3 ml/100 gBB/hari). Pemaparan asap
rokok dilakukan dengan 1 batang rokok/1,5
jam/hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
tingkat kerusakan jaringan paru berbeda tidak nyata dengan nilai
signifikasi (p-value < α 0,05) untuk
kongesti (0,058), inflamasi (0,314), degenerasi (0,366), nekrosis (0,731), dan
kerusakan total (0,788). Simpulan penelitian ini adalah bahwa filtrat daun
katuk tidak dapat memperbaiki kerusakan jaringan paru yang terpapar asap rokok.
Penulis: Elzass Y. Togatorop,
Tjandrakirana, dan Widowati Budijastuti
Kode Jurnal: jpbiologidd130558