Pengaruh Kombinasi Ekstrak Biji Mahoni dan Batang Brotowali terhadap Mortalitas dan Aktivitas Makan Ulat Grayak pada Tanaman Cabai Rawit
ABSTRAK: Ulat grayak
(Spodoptera litura) merupakan salah satu hama bagi tanaman cabai rawit. Kerugian
hasil akibat serangan hama ini mencapai 40%.
Pengendalian hama ulat grayak dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida
nabati yaitu dari biji mahoni dan batang brotowali. Tujuan penelitian ini ialah
untuk mendeskripsikan pengaruh kombinasi ekstrak biji mahoni dan batang
brotowali terhadap mortalitas dan aktivitas makan hama ulat grayak pada tanaman
cabai rawit, serta mengetahui konsentrasi kombinasi ekstrak biji mahoni dan
batang brotowali yang efektif mengendalikan hama ulat grayak pada tanaman cabai
rawit. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 konsentrasi yaitu 0 ml/l, 35
ml/l, 40 ml/l, 45 ml/l, 50 ml/l dan 55 ml/l, masing-masing diulang sebanyak 4
kali. Parameter yang diukur ialah mortalitas dan aktivitas makan ulat grayak
selama 24 jam dan diamati setiap 4 jam. Data dianalisis menggunakan Probit Program Version 1.5 dilanjutkan analisis korelasi pearson
terhadap mortalitas larva ulat grayak.
Untuk aktivitas makan ulat grayak dianalisis menggunakan analisis varian satu
arah (ANAVA satu arah) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak biji mahoni dan batang brotowali dapat menyebabkan
mortalitas dan penurunan aktivitas makan. Konsentrasi yang efektif
mengendalikan ulat grayak ialah konsentrasi 55 ml/l.
Kata kunci: tanaman cabai;
ulat grayak; ekstrak biji mahoni dan batang brotowali; mortalitas dan aktivitas
makan
Penulis: Rodhiyah Eka Septian,
Isnawati, dan Evie Ratnasari
Kode Jurnal: jpbiologidd130731