Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Hormon IBA (Indole Butyric Acid) terhadap Pertumbuhan Akar pada Stek Batang Tanaman Buah Naga (Hylocereus undatus)
ABSTRAK: Buah Naga (Hylocereus
undatus) merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki daya tarik tersendiri
dan bernilai ekonomis tinggi. Dengan bertambahnya permintaan konsumen terhadap
buah naga, maka perlu dilakukan penyediaan bibit yang cukup dan
berkualitas serta tepat guna produksinya
dan pemenuhan kebutuhan akan permintaan buah naga dapat terpenuhi dengan baik.
Perbanyakan bibit yang efektif dilakukan dengan cara stek batang. Salah satu
usaha untuk meningkatkan persentase pertumbuhan stek ialah dengan menggunakan hormon
IBA (Indole Butyric Acid) untuk merangsang pertumbuhan akar, karena IBA
memiliki kandungan kimia yang lebih stabil dan daya kerjanya lebih lama
sehingga dapat memacu pertumbuhan akar. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi IBA
terhadap pertumbuhan akar pada stek batang serta mengetahui konsentrasi IBA
yang optimal untuk pertumbuhan akar pada stek batang tanaman buah naga.
Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Kelompok
dengan 1 faktor perlakuan, yaitu konsentrasi IBA meliputi 0 ppm, 500 ppm, 1000
ppm, 2000 ppm, dan 4000 ppm. Faktor tersebut diulang 5 kali sehingga diperoleh
25 sampel perlakuan. Parameter yang diukur yaitu persentase stek yang berakar,
panjang akar, dan biomassa akar. Data analisis menggunakan analisis varian
(ANAVA) satu arah dan dilanjutkan dengan
Uji Duncan untuk mengetahui perbedaan di antara perlakuan. Hasil yang diperoleh
menunjukkan, bahwa pemberian berbagai konsentrasi hormon IBA berpengaruh
positif terhadap petumbuhan akar pada stek batang tanaman buah naga, dan
konsentrasi hormon IBA yang optimal untuk pertumbuhan akar pada stek batang
tanaman buah naga yaitu 2000 ppm.
Kata kunci: tanaman buah naga
(Hylocereus undatus), IBA (Indole Butyric Acid), stek batang, pertumbuhan akar
Penulis: Arini Shofiana, Yuni
Sri Rahayu, Lukas S. Budipramana
Kode Jurnal: jpbiologidd130730