PENERAPAN MEDIA PETA PIKIRAN OBJEK WISATA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DI SEKOLAH DASAR

Abstrak: Hasil pengamatan pada siklus I dan siklus II menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran memperoleh keterlaksanaan sebanyak 100 %. Perolehan ini dikategorikan istimewa atau maksimal. Nilai ketercapaian pelaksanaan pembelajaran pada siklus I memperoleh nilai 77,33 dengan kategori baik, dan pada siklus II memperoleh nilai 84,6 dengan kategori amat baik. Sedangkan hasil keterampilan berbicara yang tuntas juga mengalami peningkatan. Pada siklus I, nilai rata-rata hasil berbicara siswa menceritakan kembali informasi dengan penerapan media peta pikiran objek wisata pada siklus I adalah 70,92 dan persentase ketuntasan klasikalnya mencapai 73,07% dengan kategori baik. Pada siklus II, nilai rata-rata hasil berbicara siswa yang tuntas meningkat menjadi 82,88 dan persentase nilai ketuntasan klasikalnya juga meningkat menjadi 96,15% dengan kategori amat baik. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan media peta pikiran sangat efektif dan cocok bila digunakan untuk pelajaran bahasa Indonesia khususnya keterampilan berbicara dalam menceritakan kembali informasi. Berdasarkan penjelasan di atas dapat dinyatakan bahwa penerapan media peta pikiran objek wisata dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV SDN Jeruk II/470 Surabaya. Dengan demikian, disarankan kepada guru untuk memanfaatkan media peta pikiran sebagai alternatif untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa.
Kata Kunci: Media Peta Pikiran, keterampilan berbicara
Penulis: Ayu Windar Agustine, WAHYU SUKARTININGSIH
Kode Jurnal: jppendidikandd142451

Artikel Terkait :