KEANEKARAGAMAN KOMUNITAS KRUSTASEA DI KEPULAUAN MATASIRI KALIMANTAN SELATAN

ABSTRAK: Studi keanekaragaman komunitas krustasea telah dilakukan di Perairan Kepulauan Matasiri, Kalimantan Selatan pada tanggal 19 November hingga  1  Desember  2010.  Penelitian  ini  dilakukan  untuk  mengetahui  kepadatan,  keanekaragaman  dan  keberadaan  fauna  krustasea  di perairan Kalimantan Selatan, khususnya Kepulaun Matasiri. Sampel dikoleksi dengan menggunakan alat trawl yang dioperasikan oleh Kapal Riset (KR) Baruna Jaya VIII di empat Stasiun dan tiga Stasiun secara koleksi bebas di pantai. Pengambilan sampel koleksi bebas dilakukan sepanjang  pantai  dan  terumbu  karang  dengan  cara  memecah  batu  karang  yang  hidup  dan  mati,  menggali  pasir  dan  lumpur  di  daerah mangrove atau menggunakan serok (hand net) disekitar pantai Kepulauan Matasiri. Koleksi dilakukan jugadengan menggunakan alat tangkap gillnet yang dipasang di perairan dangkal pada  saat air laut pasang dengan waktu sekitar 4 jam. Pengambilan sampel dilakukan saat surut rendah, sehingga krustasea mudah dikoleksi. Krustasea yang diperoleh seluruhnya 1882 individu, 86 jenis/spesies dan 19 suku/famili. Indeks Keanekaragaman berkisar antara 0.97 (terendah di Stasiun 3 koleksi bebas) dan 3.74 (tertinggi di Stasiun 3 trawl). Sedangkan Indeks Keseragaman berkisar antara 0.36 (ter-rendah di Stasiun 1 trawl) dan 0.97 (tertinggi di Stasiun 3 koleksi bebas). Secara keseluruhan udang suku Penaeidae memiliki kepadatan tertinggi di setiap stasiun penelitian. Sedangkan kepiting suku Portunidae memiliki kepadatan tertinggi kedua. Perairan Kalimantan Selatan khususnya Kepulauan Matasiri masih tergolong perairan yang sangat baik kondisinya bagi kehidupan krustasea.
Kata kunci: Krustasea, keanekaragaman, kepadatan, Kepulauan Matasiri, perairan Kalimantan Selatan
Penulis: Rianta Pratiwi dan Nirmalasari Idha Wijaya
Kode Jurnal: jpbiologidd130685

Artikel Terkait :