Hubungan antara Budaya Kerja dan Disiplin Kerja dengan Kepuasan Kerja pada Karyawan Bagian Umum Pemerintah Kota Tegal

ABSTRAK: Kepuasan  kerja  memberikan  manfaat  yang  besar  bagi  kepentingan  individu,  industri/instansi,  dan masyarakat.  Menyadari sedemikian  pentingnya  fungsi  karyawan  dalam  organisasi,  maka  organisasi  perlu memberikan  perhatian  terhadap  kepuasan  kerja  karyawannya.  Faktor  yang  melatarbelakangi  kepuasan kerja  salah  satunya  adalah  budaya  kerja  dan  disiplin  kerja.  Budaya  kerja  merupakan sistem  nilai,  persepsi, perilaku,  dan  keyakinan  yang  dianut  oleh  tiap  individu  karyawan  dan  kelompok  karyawan  tentang  makna kerja  dan  refleksinya  dalam  kegiatan  mencapai  tujuan  organisasi  dan  individual.  Sedangkan  disiplin  kerja adalah suatu sikap dan tingkah laku yang menunjukkan ketaatan karyawan terhadap peraturan organisasi.Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  hubungan  antara  budaya  kerja  dan  disiplin  kerja  dengankepuasan  kerja  pada  karyawan.  Subjek  penelitian  adalah  54  orang  karyawan  Bagian  Um um  Pemerintah Kota Tegal, diambil dengan teknik samplingjenuh. Alat ukur dalam penelitian ini, yaitu skala kepuasan kerja, skala budaya kerja, dan skala disiplin kerja.
Hasil perhitungan menggunakan analisis regresi ganda menunjukkan korelasi rx1y = 0,492, p < 0,05. Artinya terdapat  korelasi  positif  yang  signifikan  antara  budaya  kerja  dengan  kepuasan  kerja,  dan  korelasi  r x2y = 0,411,  p  <  0,05  memiliki  arti  terdapat  korelasi  positif  yang  signifikan  antara  disiplin  kerja  dengan  kepuasan kerja. Selain itu berdasarkan hasil analisis data diketahui terdapat hubungan yang signifikan secara statistic antara  budaya  kerja  dan  disiplin  kerja  dengan  kepuasan  kerja  ditunjukkan  dengan  nilai  F test =  111,466,  p  < 0,05  dan  nilai  R  =  0,902.  Nilai  R2 =  0,814  atau  81,4%, sumbangan  efektif  budaya  kerja  terhadap  kepuasan kerja  sebesar  45,54%  adapun  sumbangan  efektif  disiplin  kerja  terhadap  kepuasan  kerja  sebesar  35,86%. Sumbangan relatif budaya kerja terhadap kepuasan kerja sebesar 55,94% adapun sumbangan relatif disiplin kerja terhadap kepuasan kerja sebesar 44,06%.
Kata kunci: kepuasan kerja, budaya kerja, disiplin kerja, karyawan
Penulis: Finna Okta Maulina, Munawir Yusuf, Aditya Nanda Priyatama
Kode Jurnal: jppiodd150032

Artikel Terkait :