Transformasi Habitus Pada Komunitas Penerima Zakat
Abstrak: Pengelolaan zakat
yang dilakukan oleh organisasi pengelola zakat (OPZ) mengalami transformasi
signifikan sejak pengelolaan zakat tahun 1990-an. Kondisi ini berupa pola distribusi
zakat beralih dari
ranah amal sosial
keagamaan menuju ranah pemberdayaan pengembangan
ekonomi. Penelitian ini
bermaksud melihat dan memetakan kecenderungan 2 (dua) OPZ dalam
mengimplementasikan program pendampingan
zakat produktif. Setelah
memetakan posisi kedua
OPZ tersebut dapat diperoleh
deskripsi pola pendampingan
yang mengacu pada
interpretasi lembaga mengenai zakat
produktif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa mekanisme transformasi
habitus diperoleh dari
kegiatan pendampingan yang dilakukan OPZ pada komunitas penerima
zakat (dhuafa). Dari pola pendampingan inilah yang kemudian dhuafa melakukan
reproduksi pengetahuan dan reproduksi habitus untuk memunculkan praktik sosial
berupa ‘habitus baru’. Bentuk habitus baru ini ada pada 2 (dua) aspek yaitu
habitus zakat dan habitus produktif. Implikasi transformasi habitus ini masih
dominan pada level individu belum pada level kelompok (komunitas). Adanya
transformasi habitus tersebut juga berimplikasi pada kondisi kemandirian
komunitas.
Penulis: Dewi Cahyani
Puspitasari, MA
Kode Jurnal: jpsosiologidd130429