FENOMENA SOSIAL FUNDAMENTALISME ISLAM
Abstract: Tulisan ini hendak
melihat akar-akar sosial politik muncul dan berkembangnya fenomena
fundamentalisme dalam dunia Islam. Gerakan fundamentalisme Islam setidaknya
memiliki empat motif yang menjadi arah gerakannya: sebagai gerakan pembaruan,
reaksi terhadap arus modernitas, reaksi terhadap westernisasi, dan keyakinan
terhadap agama sebagai teologi alternatif. Berpegang pada prinsip-prinsip
perlawanan (oppositionalism), penolakan terhadap hermeneutika, penolakan
terhadap pluralisme dan relativisme, serta penolakan terhadap perkembangan
historis dan sosiologis, gerakan fundamentalis berkembang dari gerakan
keagamaan menjadi gerakan politik-ideologis. Penulis melihat kemunculan fundamentalisme
di dunia Islam disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu adanya represi
(penindasan) politik, kegagalan rezim sekular dalam merumuskan kebijakan dan
mengimplementasikannya di dalam kehidupan masyarakat, respon terhadap Barat
(rasionalisasi, modernisasi, sekularisasi dan kapitalisme), respon atas situasi
politik internasional yang sering membuat dunia Islam tersudut atau bahkan
teraniaya, serangan kultural (budaya) terhadap masyarakat Islam dan terakhir
kegagalan negara-negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam dalam
menyejahterakan masyarakatnya.
Penulis: Abdullah Sattar
Kode Jurnal: jpsosiologidd130430