RELEVANSI PEMIKIRAN IBNU KHALDUN PADA MASA KEKINIAN

Abstrak: Pengembangan ekonomi merupakan fundament dasar kehidupan masyarakat  dalam  mencari  penghidupan,  untuk  melengkapi dirinya  dalam  semua  keadaan  dan  tahapan  hidupnya,  agar kemiskinan  dan  pengangguran  dapat  teratasi  ditengah-tengah  kehidupan  masyarakat,  sehingga  memunculkan pemikiran  Ibn  Khaldun  tentang  ekonomi  yang  tertuang  dalam buku  Muqaddimah,  yang  dikhususkan  di  bab  lima  tentang berbagai  aspek  mencari  penghidupan  seperti  keuntungan  dan pertukangan, segala ihwal yang terjadi sehubungan dengannya, dan  didalamnya  terdapat  sejumlah  persoalan  ekonomi.  Dr Zainab Al-Khudairi dan Dr. Abdul Wahid Wafi, dan juga Dr. Selim  Cafer  Caratas  merupakan  tokah  peneliti  pemikiran  Ibn Khaldun yang membahas tentang Pengkhususan pada Surplus Ekonomi  (Special ization And Economic Surplus), permintaan dan penawaran (Supply  And  Demand),  Kebijakan  Moneter  (Monetary  Policy), Penentuan harga (Fixed Price), dan Hak milik (Property Rights). Dengan  mengkomparasikan  pemikiran  Tokoh  Adam  Smith,  Karl Mark, Auguste Comt dan Tokoh-tokoh lainnya. Menurut Ibn Khaldun ekonomi merupakan suatu proses aktivitas masyarakat dalam mencari penghidupan,  dengan  jalan  berbagai  sistem  ekonomi  ditengah-tengah kehidupan  masyarakat.  Untuk  mencapai  kehidupan  yang  sejahtera. Dan  Yusuf  Qardhawi  memberikan  pengertian  ekonomi  Islam  adalah ekonomi  yang  berdasarkan  ketuhanan.  Sistem  ini  bertitik  tolak  dari Allah,  bertujuan  akhir  kepada  Allah,  dan  menggunakan  sarana  yang tidak lepas dari syari’at Allah. pemikiran Ibn Khaldun sangat sejalan dengan  ekonomi  Islam  dengan  mengupayakan  tegakanya  keadilan ekonomi  dan  negara  sebagai  pengelola  ekonomi,  untuk  kemaslahatan masyarakat  secara  universal.  Dari  beragam  pokok  pemikiran  Ibn Khaldun  merupakan  sebuah  fenomena  yang  menarik  untuk  dikaji, hal  tersebut  memberikan  kesempatan  kepada  penyusun,  untuk mendeskripsikan  pemikiran  Ibn  Khaldun  tentang  ekonomi,  dan Relevansi Pemikiran Ibn Khaldun dengan ekonomi Islam. Dikarenakan penelitian  ini  pustaka,  maka  metode  yang  digunakan,  untuk  mencari data Relevansi pemikiran Ibn Khaldun dengan ekonomi Islam yaitu melalui: metode pengumpulan data, yang bersifat descriptive, metode pengolahan  data,  dengan  metode  deskriptif,  dan  metode  analisa  data, dengan  analisa  kualitatif  dan  komparatif,  dengan  cara  deductive  dan inductive
Kata kunci: Ibnu khaldun, ekonomi, kebijakan moneter, bank Indonesia
Penulis: Enny Puji Lestari
Kode Jurnal: jphukumdd150891

Artikel Terkait :