REKONSTRUKSI UPAYA PENANGGULANGAN PERKELAHIAN ANTAR KELOMPOK (STUDI DI POLRESTABES MAKASSAR)

Abstrak: Jurnal ini membahas tentang Rekonstruksi Upaya Penanggulangan oleh Polri dalam menangani Perkelahian antar Kelompok di Kota Makassar yang merupakan salah satu bentuk konflik dan fenomena yang terjadi secara berkelanjutan. Permasalahan yang dilalui oleh peneliti adalah menelaah mengenai gambaran upaya penanggulangan oleh kepolisian di wilayah tugas Polrestabes Makassar yang dilakukan selama ini dalam menangani perkelahian antar kelompok dan dengan tujuan untuk merekonstruksi kekurangan-kekurangan upaya-upaya penanggulangan oleh kepolisian atau dengan kata memberikan upaya baru kepada kepolisian. Jurnal ini menggunakan jenis pendekatan yuridis empiris dengan menggunakan beberapa aspek yaitu sosiologis, antropologis dan kriminologis dengan metode pendekatan studi kasus. Dengan hasil analisis yang dilakukan maka dapat diketahui gambaran upaya penanggulangan oleh kepolisian Polrestabes Makassar menggunakan tiga cara yaitu pre-emtif, preventif dan represif. Kemudian didapatkan beberapa kekurangan mengenai aplikasi dari tiga cara tersebut di masyarakat seperti, salah tangkap terhadap yang bukan pelaku, keberpihakan kepolisan pada satu pihak, kelambanan kepolisian di lokasi kejadian yang menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian dan berujung pada meningkatnya jumlah kasus pada periode tahun 2009 berjumlah 6 kasus sampai 2014 yang menjadi 82 kasus.. Kemudian melalui langkah yang lebih persuasif dan lebih aspiratif dengan Dibutuhkan langkah yang lebih strategis dalam penanggulangan perkelahian antar kelompok, karena dengan hanya mengedapankan proses penegakan hukum mengingat konflik ini terjadi dari tahun-ketahun dan dibutuhkan penanganan yang tepat agar tidak terjadi berulang ditempat yang sama dan merambah ketempat yang baru. Dengan melakukan pemahaman adat-istiadat masyarakat setempat mengenai akar masalah perkelahian antar kelompok diharapkan bisa mendapatkan jalan keluar yang lebih efektif demi menuju proses keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kata kunci: rekonstruksi, penanggulangan, kepolisian, perkelahian, kelompok
Penulis: Muhammad Ichwan
Kode Jurnal: jphukumdd150477

Artikel Terkait :