RAKYAT DALAM BINGKAI BUDAYA POLITIK KONTEMPORER
Abstrak: Setiap
partai politik atau
tokoh pemimpin Indonesia
dari partai atau
non partai mewakili berbagai
kepentingan yang beraneka
ragam. Kondisi itu
dipicu oleh polarisasi partai-partai politik dengan aneka
latar ideologi, program, dan tawaran
keberpihakan kepada rakyat. Hal yang
menarik, setiap aksi
tokoh pemimpin Indonesia
tersebut senantiasa mengatasnamakan
rakyat. Persoalannya rakyat mana sesungguhnya yang diwakili oleh partai politik yang
ada di Indonesia?
Apakah kerangka keberpihakan
tokoh pemimpin dominan hanya
sebatas mobilisasi ataukah
mengartikulasikan kepentingan rakyat
sesungguhnya? Dengan
menggunakan analisis semiotik
sosial, kajian ini
mencoba menjabarkan makna kultural aksi
para tokoh pemimpin
Indonesia yang mengatasnamakan rakyat
dan pembentukan budaya politik
kontemporer di tampilan
foto sampul media
sosial Facebook mereka.
Penulis: Dewi Sad Tanti
Kode Jurnal: jpkomunikasidd140514