PELAKSANAAN PENAHANAN TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN (STUDI DI UPPA POLRES MAGETAN)
ABSTRACT: Pada skripsi ini
penulis akan mengangkat permasalahan pelaksanaan penahanan anak sebagai pelaku
tindak pidan persetubuhan. Pemilihan permasalahan tersebut dilatar belakangi
seringnya anak yang berhadapan dengan hukum. Selama menjalani proses peradilan
anak tersebut tidak mendapatkan perlakuan sebagaimana tercantum dalam UU RI
No.3 Tahun 1997 pasal 45 ayat (3) bahwa tahanan anak harus dipisahkan dari
tahanan dewasa. Penelitian ini merupakan penelitian empiris, menggunakan metode
yuridis sosiologis. Hasil dari penelitian didapati anggota UPPA Polres Magetan
dalam melaksanakan penahanan terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana
persetubuhan masing menggunakan UU RI No.3 Tahun 1997, pada pasal 45 ayat (3)
yang mengatur bahwa tempat tahanan anak harus dipisahkan dari tahanan dewasa.
Namun dalam pelaksanaannya Anggota UPPA Polres Magetan belum dapat melaksanakan
peraturan perundang-undangan tersebut.
Penulis: Tony Kurnia
Christyanto
Kode Jurnal: jphukumdd140999