PELAKSANAAN PEMBERIAN HAK NORMATIF PEKERJA PEREMPUAN DI PT. GATRA MAPAN (STUDI ANALISIS UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TENTANG KETENAGAKERJAAN DAN HUKUM ISLAM)
ABSTRACT: Islam menganjurkan
manusia agar melaksanakan tugasnya, salah satu tugas manusia adalah bekerja.
Bekerja merupakan salah satu sarana bagi manusia (baik laki-laki maupun
perempuan) untuk memenuhi kebutuhan hidup, karena bekerja merupakan salah satu
bentuk dari jihad. Perempuan juga diperbolehkan bekerja diluar rumah selama ia
tidak melupakan kodtratnya. Perempuan memiliki alat reproduksi yang berbeda
dengan perempuan, maka perempuan berhak mendapatkan perlindungan
ketenagakerjaan yang berbeda dengan laki-laki.
Penelitian ini membahas bagaimana pemenuhan hak-hak pekerja perempuan di
sebuah perusahaan jika di tinjau dari UU Ketenagakerjaan dan Hukum Islam.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemenuhan
hak hak-hak normatif pekerja perempuan ditinjau dari pasal 81, 82 dan 83
Undang-Undang Ketenagakerjaan No.13 Tahun 2003 dan Hukum Islam. Penelitian ini
termasuk kedalam penelitian hukum empiris. Pendekatan yang digunakan adalah
yuridis sosiologi yaitu pendekatan yang didasarkan pada ketentuan
perundang-undangan yang berlaku dikaitkan dengan teori hukum serta melihat
realita yang terjadi dimasyarakat.
Hasil penelitian disebuah perusahaan menunjukkan bahwa berdasarkan
Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 ada salah satu hak normatif
pekerja perempuan yang tidak dipenuhi oleh perusahaan, yakni hak untuk
menyusui. Menurut hukum Islam semua hak-hak pekerja prempuan wajib dipenuhi
sesuai dengan yang telah diatur didalam UU Ketengakerjaan jika suatu perusahaan
tersebut sudah memiliki kemampuan untuk memenuhinya.
Penulis: Muhammad Riza Aufa
Rahman
Kode Jurnal: jphukumdd150697