Model Komunikasi, Sifat Arogansi dan Etika Komunikasi Pemerintah Menuju Pelayanan Publik Prima

Abstrak: Perilaku arogan aparat pemerintah negara secara signifikan mempengaruhi sikap arogansi terhadap  masyarakat.  Karena  itu  solusi  diperlukan  untuk  memecahkan  atas  masalah  arogansi  dan ketidakpedulian  aparat  pemerintah  terhadap  masyarakat.  Pada  gilirannya,  komunikasi  dan  etika dalam pelayanan publik seharusnya dioptimalkan, menjadi efektif dan efisien.Komunikasi dan etika dalam pelayanan publik bagi aparat pemerintah diperlukan untuk membangun hubungan harmonis antara  pegawai  pemerintah  sebagai  aparat  pemerintah  dan  masyarakat.  Untuk  mendukung  hal  ini, kebijakan  lokal  pemerintah  diputuskan  melalui  penyerapan  aspirasi  masyarakat,  dan  masyarakat akan  berpartisipasi  di  dalamnya  karena  kebijakan  lokal  yang  diputuskan  tersebut  mereka  merasa terlibat dan dilibatkan. Penelitian ini dilakukan di Malang Raya dengan menggunakan analisis jalur (path analysis).  Penentuan  sampling  menggunakan  sampling purposive.Data  dianalisis  dengan menggunakan  SPSS  untuk  menguji  hipotesis  dalam  setiap  alur  dari  masing-masing  variabel. Hasilnya menunjukkan  bahwa  variabel  komunikasi  dan  etika  dalam  pelayanan  pemerintah  secara signifikan  mempengaruhi  pelayanan  publik.  Demikian  pula  sebaliknya,  sikap  arogansi  dan apatis  masyarakat  mempengaruhi  secara  positif  dan  signifikan  terhadap  pelayanan  masyarakat.
Kata kunci: komunikasi, etika, tata laku pemerintah, apatis, pelayanan public
Penulis: Akhirul Aminulloh, Dody Setyawan dan Fahmi Fauzan
Kode Jurnal: jpkomunikasidd140505

Artikel Terkait :