MEMBEDAH MUSNAD AL-HUMAYDÎ: SALAH SATU MUSNAD HADITS TERTUA
Abstrak: Al-Humaydî merupakan
salah satu tokoh
Hadits dari wilayah Mekkah. Ia termasuk generasi utama
penerus tâbi`în (tâbi`î al-tâbi`în) yang
hidup dan bergaul
dengan salah satu
pemuka pemimpin madzhab fiqh,
yaitu Muhammad bin Idris al-Syâfi’î. Karena itu, al-Humaydî termasuk ulama madzhab Syâfi’î yyah yang
paling awal. Di bidang ilmu Hadits, al-Humaydî dan kitab musnadnya menjadi bagian
dari karya-karya kitab musnad paling awal bahkan lebih awal dari kitab
musnad paling populer
karya Ahmad bin
Hanbal. Meskipun kitab
Musnad al-Humaydî bukan kitab paling terkenal namun termasuk kitab musnad Hadits
yang terpenting. Al-Bukhârî sebagai mukharrij Hadits ternama mengambil Hadits
dari al-Humaydî dengan sedikit sekali
catatan. Al-Humaydî adalah guru
al-Bukhârî di bidang Hadits bahkan fiqh. Ini menandakan ketokohan al-Humaydî sebagai
periwayat Hadits terpercaya. Namun demikian, tidak semua materi Hadits dalam
musnad al-Humaydî adalah shahih. Terdapat beberapa Hadits dengan status munqathi’
yang diriwayatkan oleh al-Humaydî,
dan al-Bukhârî menge
tahui hal ini.
Tulisan ini akan mengenalkan secara
terbatas dan dengan
sedikit catatan mandiri tentang al-Humaydî dan musnadnya. Dengan demikian kita dapat mengetahui
salah satu dari naskah kuno kitab Hadits dan mengenal tokoh-tokoh terdahulu
penyusun dan pemerhati kitab musnad Hadits
Penulis: Syukron Affani
Kode Jurnal: jphukumdd150925