KELEMBAGAAN PENGUPAHAN PADA INDUSTRI TEKSTIL DI JAWA BARAT
Abstrak: Industri tekstil
adalah salah satu industri padat karya yang terkena dampak langsung dari
kebijakan pengupahan yang ditetapkan oleh pemerintah. Tujuan dari tulisan ini
adalah untuk memberikan sebuah analisis kritis atas kelembagaan pengupahan pada
industri tekstil di Jawa Barat. Dalam penelitian ini digunakan metode
kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian diperoleh
melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kelembagaan pengupahan pada industri tekstil di Jawa Barat di
tandai oleh banyaknya pelanggaran atas aturan pengupahan dan lemahnya upaya
penegakan oleh pemerintah.
Pelanggaran yang terjadi diantaranya adalah membayar pekerja di bawah
ketentuan upah minimum atau tidak sesuai dengan norma pengupahan. Penegakan
aturan yang diterapkan oleh pemerintah tanpa diikuti sanksi hukum telah
memunculkan aturan informal dalam bentuk konvensi untuk memberikan suap kepada
oknum pengawas.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelembagaan pengupahan pada industri
tekstil di Jawa Barat ditandai oleh masih banyak perusahaan yang melanggar
aturan pengupahan. Hambatan dalam kelembagaan pengupahan ini adalah mekanisme
penetapan upah minimum yang kurang memperhatikan kondisi riil perusahaan
tekstil dan lemahnya penegakan aturan formal oleh pemerintah.
Penulis: Erna Maulina, Nur
Efendi
Kode Jurnal: jpsosiologidd150529