ISLAM PROGRESIF VERSI ABDULLAH SAEED (Ikhtiar Menghadapi Problem Keagamaan Kontemporer)
Abstrak: Tulisan ini
membedah gagasan Abdullah
Saeed tentang Islam Progresif. Menurutnya,
Muslim progresif adalah
seseorang atau kelompok yang
meyakini bahwa perubahan
sosial-keagamaan era kontemporer tidak
akan menemukan solusi
jika metodologinya berupa piranti
paradigma lama, tanpa
dilakukan proses integratif-interkonektif dengan disiplin
keilmuan kontemporer. Sebab, terdapat perbedaan substantif antara problem
kontemporer dengan problem di masa sebelumnya. Berkaitan dengan hal ini, Saeed
menawarkan tujuh metodologi
menafsir ulang teks-teks
keagamaan. Pertama, memberikan atensi
pada konteks dan
dinamika sosio-historis. Kedua, menyadari bahwa
ada beberapa topik
yang tidak dicakup
oleh al-Qur`an karena
waktunya belum tiba
pada saat turunnya.
Ketiga, menyadari bahwa setiap
pembacaan atas kitab
suci harus dipandu oleh
prinsip kasih sayang,
keadilan dan kejujuran.
Keempat, mengetahui bahwa al-Qur`an
mengenal hirarki nilai-nilai.
Kelima, mengetahui bahwa dibolehkan
berpindah dari satu
contoh yang konkrit pada
generalisasi. Keenam, harus
hati-hati dalam menggunakan teks
lain dari tradisi
klasik, khususnya yang
berkaitan dengan otentisitasnya.
Ketujuh, fokus utama pada kebutuhan
Muslim kontemporer.
Penulis: Fathurrosyid
Kode Jurnal: jphukumdd150928