DARI ‘MUHLAL’ HINGGA ‘MUHRABI’ (Tipologi Pemikiran Hadits Hisab-Rukyat di Kalangan Muhammadiyah)
Abstrak: Tulisan ini
mengoreksi asumsi yang
menganggap bahwa Muhammadiyah merupakan
organisasi kemasyarakatan yang mengedepankan hisab
mutlak dalam penentuan
awal bulan. Dengan menggunakan teori
tipologi dan metode
diskriptif analitis dalam memahami dinamika penentuan dan
penetapan awal bulan Hijriyah (khususnya
Ramadhan, Syawwal, dan
Dzulhijjah), tulisan ini menunjukkan bahwa
sebenarnya di Muhammadiyah
ada bermacam-macam tipologi
pemikiran hisab-rukyat. Secara garis besar, ada enam varian pemikiran
hisab-rukyat di Muhammadiyah,
yakni: (a) kelompok 'Muhlal'
(Muhammadiyah-Wujudul Hilal); (b)
'Muhkayat' (Muhammadiyah-Imkanur Rukyat);
(c) 'Muhpem' (Muhammadiyah-Pemerintah); (d)
'Muhyata'
('Muhammadiyah-Rukyat
Semata); (e) Muhijar ('Muhammadiyah-Ijtima' Qabla
Fajar'), (f) ‗Muhrabi‘ (Muhammadiyah-Arab Saudi).
Masing-masing kelompok ini
mewakili kecenderungan dan dinamika
yang tidak tunggal
dalam memahami hadits-hadits Nabi
dalam masalah penentuan
awal bulan. Hal
ini menarik untuk diamati
mengingat dinamika yang
sama tidak terjadi di
organisasi kemasyarakat yang
lain yang condong
seragam dalam memutuskan cara
penentuan awal bulan.
Sebagai organisasi kemasyarakatan yang
bukan saja besar
secara kuantitas tetapi
secara Ali Imron kualitas
banyak kader Muhammadiyah
yang rasional, diferensiasi pemikiran niscaya
terjadi meskipun arus
utamanya tetap dimenangkan
kelompok tertentu.
Penulis: Ali Imron, Syamsul
Hadi, Syamsul Anwar, Agung Danarto
Kode Jurnal: jphukumdd150930