Batas Aurat Muslimah dalam Pandangan al-Albaniy
Abstrak: Penelitian ini
ditulis untuk melihat perspektif al-Albaniy mengenai batasbatas aurat
muslimah.Fokus penelitian ini tertuju pada pandangannya terhadap kualitas sanad
dan matan hadis Asma, sebagai argumen dasar untuk memulai kajian persoalan ini.
Di antara faktor-faktor yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah
perbedaan cara pandang al-Albaniy dibandingkan dengan ulama lainnya dalam
menilai kualitas hadis Asma.Mayoritas ulama menganggap hadis Asma sebagai
hadits daif, jarena kualitas hadis tersebut sebagai hadis mursal. Sedangkan al-Albany
menganggap hadis ini berpotensi dan tetap dapat dijadikan sebagai dalil
hukum.Penulis menggunakan data dalam kajian ini adalah hadis Asma dengan metode advokasi dan kritik
terhadap 13 hadis dan 16 atsar .Selanjutnya, data tersebut dianalisis dengan
meng gunakan metode takhrij
al-haditsdan fiqh al-hadits.Pada
akhirnya,penelitian ini menyimpulkan bahwa hadis Asma dapat digunakan sebagai
landasan hukum, karena derajat Irsal-nya
juga telah memenuhi kriteria sebagai hadis mursal yang memenuhi kualifikasi
standar sebagai argumen penetapan hukum. Bahkan, matan hadis Asma telah
memenuhi semua kriteria yang dirumuskan oleh al-Adlabiy .Dengan
demikian,validitas hadis Asma sebagaibukti
suatu kewajiban, berimplikasi terhadap kewajiban muslimah yang sudah baligh
untuk menutup aurat mereka kecuali wajah dan telapak tangan.
Penulis: Riri Fitria
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd120219