TINGKAT KESEJAHTERAAN HIDUP PETANI KELAPA SAWIT DI DESA PARITBARU KECAMATAN TAMBANG KABUPATEN KAMPAR

Abstrak: Desa  Paritbaru  Kecamatan  Tambang  Kabupaten  Kampar  mayoritas  penduduknya bermata  pencaharian  sebagai  petani,  yang  dalam  hal  ini  adalah  sebagai  petani  sawit,  dan menggarap lahan mereka sendiri ( petani swadaya). Besarnya petani yang menggantungkan hidup  pada  komoditas  kelapa  sawit,  ini  sudah  barang  tentu  merupakan  aset  yang  harus  di manfaatkan dan dipertahankan, sebagai upaya meningkatkan hasil produksi kelapa sawit dan meningkatkan  penghasilan  rumah  tangga  dalam  rangka  meningkatkan  ekspor  komoditas kelapa sawit, disamping sebagai aset, ini juga merupakan sebagai beban dan tanggung jawab bagi pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit. Dilain sisi  terlihat  bahwa  tingkat  kesejahteraan  petani  sawit  masih  belum  memadai  yang  dapat diukur  dari  terpenuhi  atau  tidaknya  kebutuhan  seseorang.  Untuk  mengukur  terpenuhi  atau tidaknya  terdapat  indikator  yang  menjadi  tolak  ukur:  Frekuensi  makan  dalam  sehari, memiliki  pakaian  berbeda  untuk  berbagai  aktivitas,  frekuensi  membeli  pakaian    baru  1x setahun,  Luas  lantai  rumah  per  kapita  min  8m²,  Konsumsi  daging,telur,ikan  min  1x seminggu,  Jenis  jamban/WC,  jenis  lantai  rumah,  ketersediaan  air  bersih,  (BKKBN,  2002). Untuk mengetahui tingkat kesejahteraan petani kelapa sawit, perlu diketahui strategi bertahan hidup yang menjadi pendorong ekonomi sebagai antisipasi fluktuasi harga kelapa sawit untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. 59 responden yang menjadi objek penelitian terdapat 26 responden terglong dalam keluarga tidak sejahtera, 23 responden    tergolong dalam keluarga cukup sejahtera, 10 responden tergolong kedalam keluarga sangat sejahtera.  strategi bertahan hidup  yang  menjadi  pendorong  tingkat  kesejahteraan  hidup  petani  kelapa  sawit  yaitunya: Strategi aktif dimanfaatkan oleh 2 orang responden Strategi Pasif dimanfaatkan oleh 7 orang ressponden Strategi jaringan dimanfaatkan oleh 50 orang responden.
Kata Kunci: Kesejahteraan Petani, Petani Kelapa Sawit, Desa Paritbaru
Penulis: Wahyudi
Kode Jurnal: jpsosiologidd160033

Artikel Terkait :