KONFLIK SOSIAL MASYARAKAT KAMPUNG BOTUNG KENAGARIAN KOTA NOPAN KECAMATAN RAO UTARA KABUPATEN PASAMAN (Studi Kasus Pemanfaatan Lahan)

ABSTRAK: Tujuan  peneletian  ini  adalah  untuk  mengetahui  penyebab  terjadinya konflik  dalam  pemanfaatan  lahan  di  Kampung  Botung  dan  dampak  yang diakibatkan oleh konflik serta apa saja usaha penyelesaiannya yang sudah pernah dilakukan.  Penelitian  ini  menggunakan  metode  Kualitaif  Deskriftif  dengan mengambil  5  orang  sebagai  responden  yang  dipercayakan  mewakili  dari keseluruhan  responden.  Untuk  nmengumpulkan  data  dari  responden  digunakan metode observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Peneletian ini  melihat bahwa  manusia  adalah  makhluk  yang  selalu  mempunyai  berbagai  kebutuhan sehingga  konflik  selalu  terjadi  diantara  masyarakat,  hal  inilah  yang  terjadi  pada masyarakat  Kampung  Botung,  dimana  konflik  sosial  dalam  pemanfaatan  lahan belum terselesaikan sampai sekarang akibat adanya berbagai kepentingan individu dimasyarakat.  Dalam  penyelesaian  konflik  ini  sudah  ditempuh  dengan  cara negosiasi  dan  mediasi  tetapi  kedua  pemimpin  kampung  tidak  pernah  mendapat kata  sepakat  sehingga  Kampung  botung  pecah  menjadi  dua  yaitu  Kampung Botrung Atas dan Kampung Botung Bawah.
Kata Kunci: konflik sosial, pemanfaatan lahan
Penulis: Esharyadi
Kode Jurnal: jpsosiologidd160032

Artikel Terkait :