TANGGUNG JAWAB NEGARA PELUNCUR TERHADAP SAMPAH ANGKASA (SPACE DEBRIS) (STUDI TERHADAP INSIDEN TABRAKAN SAMPAH ANGKASA MILIK CINA DENGAN SATELIT MILIK RUSIA)
ABSTRACT: Keberadaan
benda-benda angkasa di ruang angkasa semakin meningkat. Negara-negara
peluncurberlomba-lomba mendominasi ruang angkasa dengan meluncurkan benda-benda
tersebut ke ruangangkasa. Padahal, benda-benda tersebut dapat menimbulkan
kerusakan dan kerugian di muka bumiapabila tidak lagi berfungsi dan berubah
menjadi sampah angkasa. Sampah angkasa itu pula dapatmenyebabkan kerusakan pada
benda angkasa lainnya yang masih berfungsi dengan baik di ruangangkasa. Sampah
angkasa dan benda angkasa merupakan dua hal yang menjadi tanggung jawabnegara
peluncur, dan apabila menyebabkan kerusakan di ruang angkasa, suatu negara
penuntutdapat menuntut ganti rugi terhadap negara peluncur. Oleh karena itu,
artikel ini akan membahasmengenai sampah angkasa yang menabrak benda angkasa di
ruang angkasa yang dalam hukumangkasa, peristiwa tersebut dianggap melanggar
prinsip tanggung jawab atas dasar kesalahanapabila sampah angkasa tersebut
terbukti menyebabkan kerusakan.
Kata Kunci: prinsip tanggung
jawab atas dasar kesalahan, benda angkasa, negara peluncur, negarapenuntut,
sampah angkasa
Penulis: Tiara Noor Pratiwi
Kode Jurnal: jphukumdd140533