PRINSIP KEHATI-HATIAN DALAM PEMBIAYAAN PADA BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH

Abstract: Prinsip-prinsip  perbankan  Prudent  yang  mewakili  penting  faktor  dalam  upaya mewujudkan  sistem  perbankan  healty,  kekuatan  dan  kokoh.  Namun  demikian, peralatan hukum dan peraturan, terutama mengenai prinsip-prinsip kehati-hatian perbankan dalam kenyataannya belum cukup terjamin perbankan nasional berhenti dari semua masalah terutama bebas melakukan pinjaman. Itu adalah faktor utama yang  renggang  Nasional  perbankan,  di  samping  faktor  lain  seperti  melemahnya mengendalikan Central Bank (Bank Indonesia). Ada banyak pengaturan mengenai prinsip-prinsip kehati-hatian  perbankan  dalam  peraturan  di  Indonesia,  termasuk dalam  sistem  yang  pengaturan  yang  berkaitan  dengan  hukum  Islam  perbankan Syariah perbankan.   
Kata kunci: Bijaksana perbankan, Syariah banking, bebas pinjaman
Penulis: Upia Rosmalinda
Kode Jurnal: jphukumdd130851

Artikel Terkait :