PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN ANAK (STUDI KASUS DI UPPA POLRES BATU)
ABSTRAKSI: Dalam penulisan
artikel ilmiah ini penulis membahas tentang Perlindungan Hukum Terhadap Anak
Sebagai Pelaku Tindak Pidana Persetubuhan Anak (Studi Kasus di UPPA Polres
Batu). Hal ini dilatarbelakangi dengan semakin meningkatnya kasus persetubuhan
anak akibat perubahan-perubahan sosial yang serba cepat akibat dari proses
modernisasi dan globalisasi. Minat anak terhadap jenis kelamin lain mulai
berkembang dalam arti khusus, sedang pengenalan terhadap diri sendiri ternyata
masih sangat kurang. Artikel ilmiah ini mengangkat rumusan masalah : (1) Bentuk
perlindungan hukum terhadap anak sebagai pelaku, (2) Kendala dan upaya yang
dihadapi dan dilakukan UPPA Polres Batu. Kemudian dalam artikel ilmiah ini
menggunakan penelitian empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Bahan
hukum primer dan sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, penulis memperoleh
jawaban atas permasalahan yang ada, Bahwa dalam memberikan perlindungan
terhadap anak sebagai pelaku, UPPA melakukan penyidikan yang berbeda dengan penyidikan terhadap orang dewasa. Secara
keseluruhan perlindungan hukum terhadap anak sebagai pelaku diwilayah UPPA
Polres Batu sudah cukup baik, tapi dalam tahap penyidikan masih ada beberapa
hal yang tidak sesuai dengan Undang-Undang.
Penulis: Amalia Fransiska
Ilyas
Kode Jurnal: jphukumdd131000