PERJANJIAN SEWA GUNA USAHA ANTARA LESSEE DAN LESSOR

Abstrak: Perjanjian  sewa  guna  usaha  (leasing)  yang  diadakan  oleh  Lessor  dan  Lesseen dilakukan  secara  tertulis  dalam  bentuk  perjanjian  standar.  Isi  perjanjian  tersebut ditentukan  oleh  jenis  dari  leasing  itu  sendiri  dan  hubungan  hukum  (hak  dan kewajiban)  timbal  balik  antara  Lessor  dan  Lessee.  Bagi  Lessor,  hak  dan kewajibannya  adalah  memperoleh  pembayaran  sebagai  imbalan  jasa  dan menyerahkan barang modal kepada Lessee. Sedangkan hak dan kewajiban Lessee adalah  meperoleh  kegunaan  dari  barang  modal  dan  membayar  sewa  secara berkala. Tidak dipenuhinya hak dan kewajiban masing-masing pihak maka dapat disebut wanprestasi. Perjanjian akan berakhir jika hak dan kewajiban  Lessor dan Lessee telah dilaksanakan sesuai dengan perjanjian.
Kata Kunci: Leasing, Lessor, Lessee, hak dan kewajiban
Penulis: Aprilianti
Kode Jurnal: jphukumdd110275

Artikel Terkait :