PENGEMBANGAN KARTU PINTAR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATERI POKOK PENGARUH TRANSAKSI KEUANGAN TERHADAP PERUBAHAN AKUN – AKUN DI SMK NEGERI 1 NGAWI
Abstract: Media pembelajaran
merupakan komponen pembelajaran yang berguna untuk mempertinggi proses
interaksi guru dengan siswa, oleh sebab itu fungsi utama media pembelajaran
adalah sebagai alat bantu menyampaikan materi pembelajaran. Dalam kurikulum
2013 keberadaan media membatu siswa dalam memahami materi terutama pada tahap
mengamati dengan pendekatan scientific. Materi pengaruh transaksi keuangan
terhadap perubahan akun-akun merupakan materi yang dianggap sulit oleh siswa X
di SMK Negeri 1 Ngawi, Mengatasi kesulitan belajar siswa, perlu dilakukan
inovasi dalam pembelajaran. Cara yang dapat dilakukan dengan penggunaan media
yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, media yang dikembangkan adalah kartu
pintar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan kartu pintar
sebagai media pembelajaran, untuk mengetahui hasil kelayakan media pembelajaran
kartu pintar dan untuk mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran
kartu pintar. Pengembangan kartu pintar menggunakan model pengembangan
Thiagarajan, Semmel dan Semmel atau model 4-D yaitu define (pendefinisian),
design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran).
Namum pada penelitian ini hanya sampai tahap develop (pengembangan). Hasil
kelayakan media menyebutkan ahli materi dengan prosentase 89,23% menunjukan kriteria
sangat layak, dari ahli media dengan prosentase 80% menunjukan kriteri layak
dan hasil respon siswa dengan prosentase 97,27% menunjukan kategori sangat
baik, sehingga disimpulkan media kartu pintar layak digunakan sebagai media
pembelajaran.
Penulis: IMAM HASAN, JONI
SUSILO WIBOWO
Kode Jurnal: jpakuntansidd150566