Pengaruh Penyediaan Bahan Baku Dan Optimalisasi Mesin Produksi Terhadap Produk Jadi Gondorukem Dan Terpentin (Studi Kasus pada Pabrik Gondorukem dan Terpentin pada Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat)

ABSTRAK: Hasil penelitian menunjukkan bahwa :  1) Koefisien regresi tersebut dinyatakan signifikan dengan hasil thitung -1,509 < ttabel 1,671 dan derajat signifikansi 0,137 > 0,05 berarti persamaan regresi kebijakan bahan baku (X1) terhadap produk jadi gondorukem dan  terpentin  (Y)  dinyatakan  tidak  signifikan.  4).  Nilai  koefisien  untuk  variabel optimalisasi  mesin  (X2)  untuk  nilai  b2  =  0,878  dalam  persamaan  garis  regresi  linear berganda Y = a + b1X1 + b2X2 jadi b2 = 0,878 artinya setiap peningkatan 1 point dari optimalisasi  mesin  maka  akan  mempengaruhi  produk  jadi  gondorukem  dan  terpentin pada Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Barat sebesar 0,878 poin dan variabel bebas lainnya  konstan.  2).  Hubungan  bahan  baku  dengan  optimalisasi  mesin  pada  Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Baratmenunjukan hubungan kelinearan yang sangat kuat antara bahan baku (X1) dengan optimalisasi mesin (X2). 3) Bahan baku dan optimalisasi mesin  berpengaruh  terhadap  produk  jadi  gondorukem  dan  terpentin.    Prosentase pengaruh  variabel  bahan  baku  mesin  dan  optimalisasi  mesin  secara  bersama-sama diperoleh  nilai  R  Square  sebesar  1,000  atau  (100%).  Hal  ini  menunjukkan  bahwa prosentase  sumbangan  pengaruh  variabel  bebas  yaitu  bahan  baku  dan  optimalisasi mesin secara bersama-sama terhadap produk jadi gondorukem dan terpentin sebesar 100%. 
Kata Kunci:  Bahan Baku, Optimalisasi Mesin dan Produk Jadi, Gondorukem dan Terpentin
Penulis: Dwi Suryatini, Indupurnahayu, Handono Ishardyatmo
Kode Jurnal: jpmanajemendd140900

Artikel Terkait :