PENCARIAN DANA MASJID DI JALAN RAYA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Abstrak: Artikel  ini  bertujuan  untuk  menggambarkan  aktifitas pengorganisasian  sumbangan  di  jalan  raya  dari  perspektif hukum  Islam.  Kegiatan  ini  memunculkan  kontradiksi,  ada pihak  yang  mendukung  dan  ada  pihak  yang  menolaknya. Mereka  berdebat  satu  sama  lain  untuk  mempertahankan pendapat  mereka  sendiri.  Walhasil,  perspektif  hukum  Islam memastikan  apakah  kegiatan  tersebut  yang  legal  atau  tidak. Penegakan  hukum  Islam  terhadap  pendapat  teresebut  harus memandang beberapa alasan dasar, termasuk kondisi geografis, motif  ekonomi  sosial  budaya  maupun  motof-motifvertikal tertentu.  Selain  itu,  ia  harus  mengantisipasi  dampaknya terhadap  masyarakat  Islam  secara  umum  dan  prioritas keuntungan  ketimbang  mafsadah-nya.  Bahkan,  permintaan sumbangan  di  jalan  raya  bisa  mendatangkan  madlarah,  seperti perilaku  mengemis  yang  dilarang  dalam  Islam,  karena menurunkan  martabat  umat  Muslim  secara  universal.  Yang tidak  kalah  pentingnya,  konsep  bangunan  masjid  tidak dikategorikan dlarûrah.
Kata-kata Kunci: pembangunan masjid, hukum Islam, mashlahah, mafsadah, sadd al-dzarî’ah
Penulis: Moch. Cholid Wardi
Kode Jurnal: jphukumdd120300

Artikel Terkait :