MENEROPONG KONSEP PERTUMBUHAN EKONOMI (Telaah atas Kontribusi Sistem Ekonomi Islam atas Sistem Ekonomi Konvensional)
Abstrak: Manusia sebagai
makhluk yang memiliki
berbagai kebutuhan yang harus
dipenuhi untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Untuk
mendapatkan
kebutuhan-kebutuhan dasar tersebut, manusia
harus berusaha untuk
mendapatkannya melalui berbagai bidang
termasuk di bidang
ekonomi. Dalam pandangan ekonomi
konvensional, pertumbuhan ekonomi secara garis
besar ditujukan untuk
kesejahteraan materi. Islam juga
memandang bahwa pertumbuhan
ekonomi merupakan satu sarana
untuk menjamin tegaknya
keadilan sosial secara kekal.
Faktor-Faktor pertumbuhan ekonomi
adalah sumber-sumber investasi
yang identik dengan
modal, sumber daya manusi yang identik dengan tenaga kerja,
enterpreneurship (jiwa wirausaha) dan kemajuan teknologi. Semua faktor
tersebut juga dikenal dalam
Islam dan tidak
ada pertentangan bahkan dukungan dari
konsep Islam terhadap
faktor-faktor tersebut. Pengukuran pertumbuhan
ekonomi dalam ekonomi
Islam adalah sama dengan
ekonomi konvensional, hanya
saja ada tambahan unsur
Zakat dalam proses
perhitungannya GNP. Pertumbuhan ekonomi
dalam perspektif Islam
harus memasukkan aspek aksiologis
(nilai, moral) agar
pertumbuhan ekonomi tidak hanya
diorientasikan kepada kesejahteraan materi saja melainkan
memasukkan juga aspek ruhaniyah.
Penulis: Zainal Abidin
Kode Jurnal: jphukumdd120301