PELUANG DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN EKONOMI SYARÎ’AH DI PERGURUAN TINGGI
Abstrak: Perkembangan ekonomi
syarî’ah, juga disebut
ekonomi Islam, saat ini
memberikan harapan yang cukup menjanjikan. Hal ini tidak saja terjadi
di Indonesia melainkan
di hampir seluruh belahan dunia, baik di Timur maupun
di Barat. Ekonomi Islam sebagai bidang
ilmu juga telah
diajarkan di universitasuniversitas Eropa dan Amerika. Di
Indonesia jumlah perguruan tinggi
penyelengara ilmu ekonomi,
yang dari sekitar
145 perguruan tinggi, belum ada 10 program studi ilmu Ekonomi yang menyelenggarakan program
ekonomi Islam/syarî’ah. Perguruan tinggi
menjadi tempat yang
amat strategis salam pengembangan ilmu ekonomi syarî’ah
serta penyiapan SDM di bidang
tersebut, utamanya mulai
dari program undergraduate(S1) sebagai
starting point. Pengembangan kurikulum didesain dengan muatan
ilmu ekonomi Islam
secara penuh, sehingga hampir semua
mata kuliah yang
diajarkan memiliki muatan bagi
pengembangan ekonomi Islam. Integrasi
nilai-nilai Islam ke dalam
setiap mata kuliah
merupakan sebuah kemestian yang tidak dapat ditunda dalam
pengembangan ilmu ekonomi Islam
serta sistem ekonomi
yang akan dihasilkannya, tanpa memperdebatkan perlu tidaknya pemakaian
label “Islam” atau ‘syarî’ah” ke dalam
jenis mata kuliah
yang bersangkutan. Program ini
dapat dilakukan melalui dua pendekatan disiplin, yaitu pendekatan disiplin Ilmu Ekonomi (Economics
dominance) dan pendekatan disiplin Ilmu Agama (Syarî’ah dominance).
Kata-kata Kunci: Ekonomi
Islam, student-centered learning, insertion approach, integrated approach,
Syarî’ah dominance, Economics dominance
Penulis: Masyhudi Muqorobin
Kode Jurnal: jphukumdd130790