APLIKASI PEMBIAYAAN MURABAHAH PRODUK KPRS DI PERBANKAN SYARI’AH

Abstrak: Ide  pendirian  bank  syari’ah  adalah  untuk  menghindari  praktik ribâwi  dalam  aktifitas  ekonomi.  Namun  bank-bank  syari’ah dalam  melaksanakan  kegiatan  usahanya  tidak  menghapuskan bunga  dan  membagi  risiko,  tetapi  mempertahankan  praktikpembebanan bunga, terbukti bank  syari’ah, produk pembiayaan 80  sampai  95  persen  menggunakana  mekanisme  murabahah. padahal  yang  menjadi  karakteristik  bank  syari’ah  adalah  harus didasarkan  kepada  Profit  and  Loss  Sharing  (PLS),  bukan berdasarkan  pada  prinsip  bunga.  Murabahah  adalah  mirip dengan  sistem  bunga,  karena  perubahan  dari  sistem  berbasis bunga  menuju  sistem  mark-up  hanyalah  sekedar  perubahan nama, tanpa mengubah substansi.  Dalam kasus ini, pelaksanaan pembiayaan murabahah KPR syari’ah  dalam bank syari’ah  dilihat mekanisme  dan  ketentuan  akad  murabahah  telah  memenuhi prinsip- prinsip  syarî’ ah,  wa laupun  dalam  penentuan  margin dalam  transaksi  ini  masih  mengacu  kepada  komponenkomponen  penentuan  bunga  yang  digunakan  dalam  bank konvensional.  Komponen- komponen  tersebut  cost  of  found, overhead cost, premi risiko, dan jangka waktu.
Kata-kata Kunci: murabahah,  perbankan syari’ah,  cost of found, overhead cost, premi risiko, jangka waktu
Penulis: Marwini
Kode Jurnal: jphukumdd130791

Artikel Terkait :