KONSTRUK MAQĀṢ ID ASY-SYARĪ`AH DALAM PERSPEKTIF ASY-SYĀṬIBĪ
Abstrak: Asy-Syatibi telah
menggunakan metodologi utilitarianistik ketika
ia mengeksplorasi maqasid asy
- syiar `ah dengan menggunakan
teks atau nass. Asy -
Syatibi mengatakan bahwa
semua hukum syara’
yang dicakup oleh teks atau nass memiliki maslahah bagi manusia. Jika
hukum tidak memberikan maslahah
maka akan dihentikan
karena telah memberikan manusia
untuk selalu diikuti
oleh maslahah untuk melakukannya. Asy
- Syatibi memiliki
strategi moderat dalam
hukum. Konsep maqasid asy
- syiar `ah
untuk asy -
Syatibi adalah melihat maslahah untuk manusia ketika lima
unsur kehidupan telah benar-benar dipenuhi,
yaitu: perlindungan agama (hifz ad
- din), perlindungan jiwa (hifz an-
nafs), perlindungan intelejensi
(hifz al- `aql),
perlindungan kekekalan manusia
(hifz an- nasl), dan
perlindungan kekayaan (hifz almal). Untuk alasan itu, asy
- Syatibi membagi maqasid asy -
syiar `ah menjadi tiga macam,
yaitu darūriyyāt, hajjiyāt,
dan tahsīniyyāt. Ketiganya tidak
dapat dipisahkan, hajjiyāt yang menjadi pelengkap untuk darūriyyāt, dan
tahsīniyyāt yang menjadi
pelengkap untuk hajjiyāt, sementara darūriyyāt
yang menjadi bagian
utama dari hajjiyāt
dan tahsīniyyāt.
Penulis: Siti Nurjanah
Kode Jurnal: jphukumdd120248