KEPUASAN NASABAH TERHADAP BANK DAN DANA PIHAK KETIGA UNIT USAHA SYARIAH BNI
Abstract: Perkembangan
perbankan syariah masih memiliki banyak hambatan, antara lain pemahaman atas
operasional bank syariah, jumlah jaringan bank syariah dan keahlian sumber daya
manusia dibidang bank syariah. Perkembangan perbankan syariah yang baik
tergantung dari kemampuan memberikan produk dan jasa yang baik kepada nasabah.
Satu ukuran tentang pemberian produk dan jasa yang baik adalah kepuasan nasabah
(customer satisfaction). Hasil studi ini memperlihatkan bahwa alasan memilih
bank syariah bukan hanya faktor agama, sehingga bank harus meningkatkan
kualitas pelayanannya. Secara umum kinerja UUS BNI dalam semua atribut bank dan
Produk Dana Pihak Ketiga belum memberikan kepuasan terhadap nasabahnya terbukti
masih ada perbedaan harapan dan kenyataan. Menurut responden, atribut bank yang
penting adalah lokasi yang strategis, jaringan kantor cabang, kredibilitas,
profesionalisme, idiology syariah dan keramahan. Sedangkan atribut Produk Dana
Pihak Ketiga yang penting menurut responden adalah keamanan dana, prosedur
penarikan dana yang mudah, prinsip bagi hasil dan teknologi. Sehubungan dengan
hal tersebut diatas ada 4 (empat) usulan strategi pemasaran bagi UUS BNI agar
dapat kompetitif. Pertama, UUS BNI harus dapat menciptakan citra sebagai bank
syariah yang profesional. Kedua, UUS BNI harus mengembangkan pasar dengan
menambah jumlah kantor cabang. Ketiga, UUS BNI harus memperbaiki layanan pada
teknologi ATM. Keempat, UUS BNI harus menawarkan bagi hasil yang lebih menarik
melalui pembiayaan yang optimal.
Keywords: customer
satisfaction and loyality; dana pihak ketiga; deposit fund; kepuasan nasabah
dan loyalitas; marketing strategies; strategi pemasaran; syariah bank; bank
syariah
Penulis: Is Eka Herawati
Kode Jurnal: jpmanajemendd120562