ISLAM WAHIDIYAH (Ajaran dan Pengamalan Shalawât Wahidiyah dalam Mainstream Islam Masyarakat Madura)
Abstrak: Artikel ini
merupakan hasil penelitian
tentang pokok-pokok Ajaran Wahidiyah
yang berintikan upaya
untuk taqarrub ila Allâh
(pendekatan diri kepada
Allah) melalui pengamalan Shalawât Wahidiyah
karya KH. Abdoel
Madjid Ma’ruf, pengasuh Pondok
Pesantren Kedunglo Kediri. Ciri
khas ritual pengamalan Shalawât
Wahidiyah adalah tangis
dalam mujâhadah
(kesungguhan), nidâ’ (panggilan-menyeru) dengan berdiri menghadap empat arah,
tasyaffu’ (permohonan syafaat), dan
istighrâq (pemusatan pikiran dan
perasaan kepada Allah). Pada
aspek Ajaran Islam
Wahidiyah tidak ditemukan
aqîdah yang secara menyakinkan
bertentangan dengan syarî'ah meskipun sebagian
kiai mempersoalkan keabsahannya. Sedangkan pada
aspek pemahaman dan
pengamalannya ditemukan ada penyimpangan dari
pokok Ajaran Wahidiyah dan oleh sebagian kiai dan pemuka
masyarakat dianggap telah membahayakan
dan bertentangan dengan
syarî'ah baik aqidah, amaliyah dan
khuluqiyah serta dipandang
meresahkan masyarakat dari sisi
ritual pengamalan ajaran
maupun terhadap keharmonisan praksis keberagamaan.
Penulis: Moh. Zahid
Kode Jurnal: jphukumdd120303