HUKUM ALAM: PERKEMBANGAN, SUMBANGAN DAN PROSPEKNYA

Abstract: Hukum alam merupakan bagian dari filosofi hukum. Seperti studi filosofis, hukum  alam  telah  tumbuh  sejak  zaman  Yunani.  Secara  umum  terbagi menjadi  tiga  zaman,  yaitu  zaman  Yunani  dan  Romawi  kuno,  usia pertengahan  dan  zaman  modern.  Di  zaman  pertama,  sifat  menjadi  awal pemikiran. Di era ini, manusia menjadi bagian dari sifat. Dalam usia kedua, Allah  adalah  kekuasaan  tertinggi.  Kadang-kadang,  Allah  diwakili  oleh agama-agama  informal,  seperti  keyakinan  daya  alam,  dan  kadang-kadang diwakili  oleh  agama-agama  formal  dan  ilahi,  Yudaisme,  Kekristianan  dan Islam.  Dan  pada  usia  ketiga,  pikiran  menjadi  sumber  hukum.  Tapi  semua usia  menunjukkan  prinsip  yang  sama.  Mereka  adalah  universalitas  dan keabadian  dari  hukum  alam.  Selama  sejarah  hukum,  hukum  alam  telah memberikan  sejumlah  besar  kontribusi  kepada  hukum  positif  dan yurisprudensi.  Misalnya,  aturan  hukum  prinsip,  persamaan  hak  di  depan hukum  prinsip,  prinsip  hak  manusia,  dan  seterusnya.  Itulah  sebabnya kenapa  ia  akan  ada  di  masa  depan  dan  akan  pernah  mati.  Studi  ini menjelaskan  perkembangan  hukum  alam  dalam  pandangan  sejarah, sumbangannya,  masa  depan,  dan  kritik  dari  sekolah  lain,  terutama positivisme.  Karya  ini  juga  akan  menunjukkan  bagaimana  dunia  modern, sebenarnya kebutuhan hukum alam.
Kata kunci: hukum alam, filsafat, kontribusi
Penulis: Muh. Zumar
Kode Jurnal: jphukumdd120237

Artikel Terkait :